IASMED dan Prodia CRO Menyelenggarakan Pelatihan Intensif untuk Memperkuat Etika Penelitian Klinis di RSUP Prof. Ngoerah
04 Jun 2026
DENPASAR – Dalam upaya memperkuat pengawasan etika dan integritas dalam penelitian kesehatan di Indonesia, Asosiasi Penelitian Obat-obatan Indonesia (IASMED), bekerja sama dengan Prodia Diacro Laboratories (Prodia The CRO), berhasil menyelenggarakan program pelatihan intensif untuk Komite Etika Penelitian Kesehatan RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah.
Acara yang berlangsung pada tanggal 11 dan 13 Mei 2026 ini bertujuan untuk memperbarui pengetahuan anggota komite tentang standar regulasi nasional dan internasional yang berkembang pesat.

Memastikan Keamanan Subjek dan Integritas Data
Sebagai rumah sakit rujukan utama, RSUP Prof. Ngoerah tetap berkomitmen untuk memposisikan diri sebagai pusat keunggulan untuk penelitian klinis. Pelatihan ini berfokus pada peran penting Komite Etika dalam melindungi hak, keselamatan, dan kesejahteraan subjek penelitian, sekaligus memastikan bahwa semua data yang dihasilkan valid dan kredibel.
Seorang perwakilan dari IASMED menekankan bahwa pemahaman mendalam tentang etika bukan hanya kewajiban administratif, tetapi pilar fundamental kemajuan medis. Sementara itu, tim ahli dari Prodia The CRO berbagi perspektif industri dan teknis tentang tata kelola uji klinis yang selaras dengan standar Praktik Klinis yang Baik (GCP).
Sorotan Agenda Utama
Selama sesi dua hari, peserta terlibat dalam kurikulum komprehensif yang meliputi:
- Pembaruan Regulasi: Analisis mendalam tentang pedoman etika terbaru dan implementasi praktisnya dalam lingkungan rumah sakit.
- Proses Peninjauan Etika: Meningkatkan efisiensi dan ketelitian dalam meninjau protokol penelitian untuk studi observasional dan uji klinis intervensi.
- Manajemen Risiko: Identifikasi dini potensi masalah etika dalam desain penelitian yang kompleks.
- Diskusi Studi Kasus: Simulasi pengambilan keputusan etis berdasarkan skenario uji klinis dunia nyata.
Sinergi untuk Masa Depan Penelitian Indonesia
Kolaborasi strategis antara institusi kesehatan (RSUP Prof. Ngoerah), organisasi profesional (IASMED), dan organisasi riset kontrak (Prodia The CRO) ini diharapkan dapat mendorong ekosistem penelitian yang lebih kuat.
Dengan mempertajam kompetensi anggota KEPK, proses persetujuan penelitian di RSUP Prof. Ngoerah akan menjadi lebih akuntabel dan berdaya saing global, yang pada akhirnya akan menarik lebih banyak kolaborasi penelitian internasional ke Indonesia.
Source: www.prodiathecro.com
Related News



